TENTANG AQIQAH

Apakah Aqiqah itu?

  • Aqiqah adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan. Hukum aqiqah menurut pendapat yang paling kuat adalah sunah muakkadah.
  • Kemudian ada ulama yang menjelaskan bahwa aqiqah sebagai penebus adalah artinya aqiqah itu akan menjadikan terlepasnya kekangan jin yang mengiringi semua bayi sejak lahir. e.

Kapan Aqiqah dilaksanakan ?

  •  Rasulullah S.A.W bersabda, “Seorang anak tertahan hingga ia diaqiqahi, yaitu yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan diberi nama pada waktu itu”.  
  • Imam Malik berpendapat bahwa sembelihan aqiqah pada hari ketujuh hanya sekedar sunnah, jika aqiqah disembelih pada hari keempat, atau kedelapan ataupun kesepuluh ataupun sesudahnya maka hal itu dibolehkan.

Apa Manfaat Aqiqah ?

  1. Menjalankan sunnah Nabi Muhammad S.A.W
  2. Merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
  3. Wujud rasa syukur dan gembira atas lahirnya seorang anak
  4. Mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir
  5. Membebaskan anak dari ketergadaian
  6. Pembayaran hutang orang tua kepada anak sehingga memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan
  7. Memperkuat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan di antara masyarakat.

Siapa yang berhak makan daging aqiqah?

  • Adapun dagingnya maka orang tua anak bisa memakannya, menghadiahkan sebagian dagingnya, dan mensedekahkan sebagian lagi atau mensedekahkan semuanya.
  • Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz berkata: “…dan engkau bebas memilih antara mensedekahkan seluruhnya atau sebagiannya dan memasaknya kemudian mengundang orang yang engkau lihat pantas diundang dari kalangan kerabat, tetangga, teman-teman seiman dan sebagian orang faqir untuk menyantapnya.